Ilmuan Korea Selatan berhasil
kembangkan “Teknologi Matahati Buatan” (KSTAR). KSTAR dapat dikatakan sebagai
‘Matahari buatan’ atau ‘Matahari di atas permukaan bumi’.
Matahari, adalah salah satu
sumber energi utama bagi bumi, terdiri dari plasma yang bertemperatur super tinggi,
akibat pemisahan elemen elektromagnetik dengan elemen nuklir.
KSTAR adalah fasilitas untuk
menyimpan Plasma yang diprosuksi dalam kondisi tekanan udara dan temperatur
super tinggi, bagaikan kondisi matahari.
Dengan kata lain, apabila KSTAR
berhasil mengembangkan proses penyatuan nuklir, seperti halnya surya, kita
dapat membebaskan diri dari kesulitan kekurangan energi di bumi ini.
Proses perolehan energi penyatuan
nuklir membutuhkan elemen hidrogen berat yang mudah diperoleh dari air laut dan
rytium yang tersebarluas di atas bumi ini secara besar-besaran.
Jumlah bahan material untuk
memproduksi energi penyatuan nuklir di bumi ini, tidak dapat terhitung
jumlahnya. 1 gram energi penyatuan nuklir dapat memproduksi energi 8 ton minyak
bumi atau 100 ribu kilowatt listrik. Energi penyatuan nuklir dapat dikatakan
energi yang bersih, karena tidak menimbulkan limbah apapun dalam proses
produksinya. Ditambah lagi, energi itu cukup aman, berlainan dengan energi dari
proses pengelolaan uranium.


0 komentar:
Posting Komentar